Bahagianya Dunia Bersumber dari Ibu

Bahagianya Dunia Bersumber dari Ibu

Kajian
Oleh : Nurlaeli Aku angkat kembali sosok hebat dan luar biasa ini, kado indah untuk ibu di hari Ibu. Wanita yang memiliki banyak sebutan panggilan, ibu, simbok, mama, umi, dan masih banyak lagi sebutan untuk wanita yang sama yaitu ibu. Ibu adalah wanita luar biasa, wanita yang harus selalu tampil bahagia di hadapan putra putrinya, walau dalam hatinya memendam banyak duka. Tampil sekenyang mungkin diantara perihnya lambung yang lapar, tampil sehat diantara deret wajah putra putrinya yang merintih kesakitan. Ibu sungguh wanita tangguh, tak ada tandingan dalam kasih sayang. Rasanya tak berlebihan bila sosok ibu sebagai sumber inspirasi, sumber cinta, sumber kasih sayang, sumber kenyamanan, sumber ketenangan, sumber ketentraman, sumber kebahagiaan. Wanita hebat dan bersahaja, yang kemudian mendapat julukan ibu, memang luar biasa, super wuper huper duper dan tak boleh…
Read More
Pornografi Dalam Tinjauan Islam

Pornografi Dalam Tinjauan Islam

Kajian
Assalamu’alaikum Wr.Wb. Akhir-akhir ini, aksi pornografi sangat marak terjadi di berbagai media massa. Oleh karena itu kami mohon penjelasan tentang pornografi dalam tinjauan Islam dilengkapi dengan dalil-dalilnya. Demikian, terima kasih. Wassalamu alaikum Wr. Wb. Lukman, A.Md., Ketua PCM Regol Kota Bandung (disidangkan pada hari Jum’at, 11 Safar 1430 H / 6 Februari 2008 M) Selengkapnya : https://suaramuhammadiyah.id/2021/11/22/pornografi-dalam-tinjauan-islam/
Read More
Hukum Ucapan Selamat Natal Menurut Tarjih Muhammadiyah

Hukum Ucapan Selamat Natal Menurut Tarjih Muhammadiyah

Kajian
Pertanyaan: Saya pernah mendapat keterangan seorang muballigh, bahwa mengucap selamat hari natal itu haram hukumnya. Tetapi salah satu dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah pernah mengucapkan seperti itu. Saya menjadi bingung. Bagaimana sebenarnya? (Akhmad Thaharudin, Malang) Jawaban: Untuk memberi jawaban terhadap pertanyaan anda, baiklah di bawah ini disampaikan Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang perayaan Natal Bersama, dengan beberapa pertimbangannya. Bahwa umat Islam diperbolehkan untuk kerjasama dan bergaul dengan umat agama-agama lain, dalam masalah-masalah yang berhubungan masalah keduniaan. Hal ini didasarkan pada surat Al-Hujurat ayat 13, surat Lukman ayat 15, surat al-Mumtahanah ayat 8. Bahwa umat Islam tidak boleh mencampur-adukkan agama dengan aqidah dan peribadatan agama lain. Hal ini didasarkan pada surat Al-Kafirun ayat 1-6 dan surat Al-Baqarah ayat 42. Bahwa umat Islam harus mengakui ke-Nabian dan ke-Rasulan Isa Al Masih bin Maryam…
Read More